INDONESIA TANPA NARKOBA MENJADI TEMA SEMINAR NASIONAL UKM UNIBOS PERINGATI HARI PAHLAWAN

INDONESIA TANPA NARKOBA MENJADI TEMA SEMINAR NASIONAL UKM UNIBOS PERINGATI HARI PAHLAWAN

Menuliskan kisah dengan kekuatan cinta sebagai pemuda berjiwa pahlawan untuk membangun hidup tanpa narkoba menjadi tema dalam kegiatan seminar nasiona

BEM FISIP Unibos Menggelar Sosialisasi Keselamatan Berkendara
MENCARI SOLUSI PERDA KAB.GOWA, UNIBOS ADAKAN SEMINAR
MAHASISWA PSIKOLOGI UNIBOS IKUTI PELATIHAN MENGAJAR

Menuliskan kisah dengan kekuatan cinta sebagai pemuda berjiwa pahlawan untuk membangun hidup tanpa narkoba menjadi tema dalam kegiatan seminar nasional yang diadakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa Anti Narkoba (MANUVER) Universitas Bosowa, Kamis (10/11).

Seminar yang dibuka oleh Dr. Abd. Haris Hamid selaku Wakil Rektor III Unibos dimaksudkan sebagai bentuk apresiasi mahasiswa UKM Manuver dalam memperingati hari pahlawan. Kegiatan ini menghadirkan Jamaluddin selaku Ketua Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulawesi Selatan, Ilham Jaya selaku Sekretaris Umum Asosiasi Relawan Perguruan Tinggi Anti Penyalahgunaan Narkotika (ARTIPENA) dan Prof. Dr. Nurhayati selaku salah satu Guru Besar Universitas Hasanuddin.

Penyelenggaraan kegiatan yang digelar di Ruang Senat Lantai 9 Kampus I Unibos ini mengangkat tema yang dutujukan untuk membangun jiwa nasionalisme anak bangsa mengenang para perjuangan pahlawan juga membangun semangat generasi penerus untuk tetap menjaga diri dari penyalahgunaan atau penggunaan obat-obat terlarang. Hal tersebut juga diungkapkan oleh Ketua BNN Sulsel.

“Kerugian besar yang didapatkan oleh pengguna narkoba itu kerusakan otak. Sementara otak termasuk aset berharga bagi anak muda yang sedang giat-giatnya mewujudkan mimpi. Kalau terbiasa menggunakan narkoba, biasanya saat terjadi sesuatu pada diri seseorang, itu bukan cari yang lain. Tapi otak pertama kali akan merespon untuk mencari narkoba. Disinilah awal orang menjadi kecanduan dan menyebabkan banyak kerugian. Jadi jangan mau coba-coba untuk menjerumuskan diri dalam penyalahgunaan obat-obat terlarang kalau memang masih ingin memiliki hidup yang baik”, ungkap Jamaluddin.

Menurut Ilham Jaya, hal yang penting kita tanamkan dalam diri itu keprihatinan lebih untuk menjadikan diri lebih baik. Bukan hanya dalam lingkup diri sendiri, tetapi juga lingkup keluarga dan organisasi yang menaungi kita. “Kondisi sekarang ini sudah ada 59 juta pengguna narkotika di Indonesia. Jangan lagi kita menambah angka tersebut. Sebaiknya kita bersama-sama membahu untuk mendorong penurunan angka itu dengan menggait para remaja untuk tidak terseret menjadi pengguna narkotika, dan mari kita bersama-sama membangun generasi yang bersih dengan penuh rasa cinta. Sebab dengan menjadi generasi bersih bebas narkotika, berarti kita sudah menjadi pahlawan untuk menyelamatkan bangsa dan negara kita”, tutur Sekretaris Umum ARTIPENA.

Kegiatan yang dihadiri oleh seluruh anggota UKM se-Unibos ini juga menjadi perhatian bagi Prof. Nurhayati yang mendorong para mahasiswa untuk menumbuhkan kekuatan cinta membangun bersama dalam siri’sebagai orang Sulawesi.

 

COMMENTS