Dosen Unibos Bantu Desa Pungdata Baji Tingkatkan Mutu Ekspor Rajungan

Dosen Unibos Bantu Desa Pungdata Baji Tingkatkan Mutu Ekspor Rajungan

Sebagai salah satu program pengembangan produk unggulan, dosen Universitas Bosowa (Unibos) Dr. Hasanuddin Remmang.SE.MSi, Dr.Ridwan.MT dan Fatmawati.S

Dosen Unibos Bantu Pengembangan Wisata Kuliner Lesehan di Bili-Bili
PEMBUATAN PUPUK BOKASHI LIMBAH TEH DAN SAPI DIKEMBANGKAN DOSEN UNIBOS DI BANTIMURUNG
PERERAT SILATURAHMI, UNIBOS GELAR HALAL BIHALAL

Sebagai salah satu program pengembangan produk unggulan, dosen Universitas Bosowa (Unibos) Dr. Hasanuddin Remmang.SE.MSi, Dr.Ridwan.MT dan Fatmawati.S.Psi.MA bantu masyarakat Desa Puangdata Baji Kecamatan Labbakang Kabupaten Pangkep untuk pengembangan ranjungan. Kegiatan ini dilaksanakan Jumat (06/09/2019).

Akan digelar selama tiga bulan, tim dosen Unibos memfokuskan untuk membantu nelayan dan UMKM di Desa Pungdata Baji dalam proses produksi termasuk meningkatkan mutu ekspor ranjungan. Dimulai dari sortiran rajungan dilanjutkan dengan pengukusan, pengupasan, pencungkilan daging hingga pengepakan dan penyimpanan yang steril.

Selain itu, tim dosen Unibos juga membantu masyarakat dan UMKM dalam pengelolaan manajemen seperti melakukan pencatatan pengeluaran keuangan dan produksi hingga laporan keuangan agar pengalokasian modal usaha efektif dan efisien.

Dr. Hasanuddin Remmang, SE.,M.Si menuturkan “kami disini juga membantu melakukan pemasaran multi saluran disribusi daging rajungan yang biasanya hanya mono melalui langganan satu pengusaha besar. Tetapi kali ini masyarakat dan UMKM sudah bisa memasarkan ke beberapa pedagang ekspor seperti ke KIMA Makassar, Philips yang mengekspor rajungan ke Amerika dan Eropa. Hal ini dilakukan agar mitra program dapat terjalin bisnis networking yang lebih luas”, tuturnya.

“Dengan adanya pendampingan dan pembinaan nelayan dan UMKM usaha rajungan di Desa Pungdata Baji kami berharap tingkat omzet penjualan meningkat rata-rata 37,15 % setiap tahun dengan perolehan pendapatan usaha cenderung meningkat antara 25-30 persen. Sedangkan multifier effeck dari pada berkembangnya usaha ini adalah nelayan dapat menjual rajungan bukan lagi gelondongan karena telah memiliki nilai ekonomi lebih tinggi”, tambahnya.

Dalam pembinaan program pengembangan produk unggulan ini, dosen Unibos juga melakukan beberapa hal. Seperti pelatihan secara terpadu yang melibatakan dinas perikanan, dinas koperasi dan UKM, pakar dan tim pelaksana program.

COMMENTS