UNIBOS DAN BKM KELURAHAN WAJO BARU BERLATIH TEKNOLOGI SABLON

UNIBOS DAN BKM KELURAHAN WAJO BARU BERLATIH TEKNOLOGI SABLON

Pelatihan ini diberikan untuk para tenaga kerja usaha sablon mitra untuk meningkatkan kualitas produksi dan hasil cetak yang dilakukan oleh para pemuda usaha sablon didaerah itu.

DOSEN UNIBOS BANTU MASYARAKAT DESA PAO KEMBANGKAN SELAI TOMAT
MENGKAJI WIRAUSAHA, DOSEN UNIBOS RAIH GELAR DOKTOR
BUKU DEKAN FAKULTAS HUKUM UNIBOS DITERBITKAN PENERBIT NASIONAL

Meningkatkan kemampuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) bagi kelompok wirausaha sablon, Dosen Universitas Bosowa (Unibos) bersama  Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Kelurahan Wajo Baru, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar gelar pelatihan, Rabu (01/08).

Pelatihan ini diberikan untuk para tenaga kerja usaha sablon mitra untuk meningkatkan kualitas produksi dan hasil cetak yang dilakukan oleh para pemuda usaha sablon didaerah itu.

Dosen Unibos, Syahril Idris, ST.,M.SP dan Lisa Amaliah, ST.,MT yang masing-masing berasal dari Fakultas Teknik memperkenalkan teknologi cetak sablon rotari sebagai inovasi baru percetakan sablon baju. Pengenalan IPTEK dan pelatihan penggunaan teknologi ini diberikan dosen Unibos selama tiga hari kepada para pewirausaha sablon di Kelurahan Wajo Baru.

Menurutnya, teknologi ini perlu dikenali oleh para pemuda wirausaha sablon karena selain perkembangan teknologi yang sudah sangat membantu, alat cetak ini juga mampu memberikan kualitas yang lebih baik dibanding hasil sablon yang dikerjakan secara manual.

“Kami memilih daerah Kelurahan Wajo Baru karena memang potensi pemuda untuk berwirausaha ditempat itu sangat baik tetapi masih perlu pembimbingan dalam pengembangan usahanya. Sehingga teknologi ini kami perkenalkan untuk membantu mereka menghasilkan hasil cetakan dengan waktu yang lebih efektif dan kualitas yang lebih baik”, kata Syahril Idris, ST.,M.SP.

“Selain itu, mesin cetak sablon rotari ini juga memiliki kualitas satu banding empat dibanding dengan menggunakan sablon manual. Seperti dalam satu menit dapat menghasilkan empat hasil cetakan baju. Sebagai civitas akademikapun memang sudah menjadi tugas kami untuk membantu kesejahteraan masyarakat apa lagi para pemuda yang sudah memiliki niat untuk berwirausaha. Kami berharap dari pengenalan IPTEK dan pelatihan yang kami lakukan bekerjasama BKM Kelurahan Wajo Baru dapat memberikan hasil peningkatan produksi yang lebih bagus”, tambahnya.

Pelatihan yang diberikan guna meningkatkan inovasi kelompok wirausaha cetak sablon ini juga dilakukan untuk memberikan kontribusi jangka panjang bagi para penerus usaha ini. Terutama bagi para pemuda daerah setempat yang memang pekerjaan utamanya sebagai wirausaha cetak sablon pemula.

Ketua BKM Anugrah Kelurahan Wajo Baru, Nawir menuturkan “saya ingin kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut. Kelanjutannya mungkin bisa pelatihan IPTEK dibidang lainnya seperti pendampingan pengolahan produksi makanan. Melihat bahwa anak muda di kelurahan tersebut juga memiliki wirausaha dalam bidang kuliner”, katanya.

 

COMMENTS