Rektor Unibos Lepas 600 Mahasiswa KKN Menuju Empat Kabupaten

Rektor Unibos Lepas 600 Mahasiswa KKN Menuju Empat Kabupaten

Rektor Universitas Bosowa (Unibos), Prof Saleh Pallu, M.Eng hari ini melepas keberangkatan 600 mahasiswa KKN angkatan 47. Pelepasan ini dilakukan di p

Dosen Unibos Bantu Pengembangan Produk Berbahan Nanas
Anti Plagiarism, Mahasiswa Unibos Pacu Diri Meningkatkan Kualitas Publikasi Ilmiah
HIMAKSI UNIBOS AJAK SISWA BERKOMPETISI AKUNTANSI

Rektor Universitas Bosowa (Unibos), Prof Saleh Pallu, M.Eng hari ini melepas keberangkatan 600 mahasiswa KKN angkatan 47. Pelepasan ini dilakukan di pelataran gedung II Unibos, Kamis (14/11/2019).

Dalam pelepasan keberangkatan mahasiswa ini ditandai dengan penyematan secara simbolis seragam kkn angkatan 47 Unibos. Pelepasan ini disaksikan langsung Managing Director Bosowa Education, Jajaran Wakil Rektor, Sekretaris Universitas, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Unibos, Koordinator KKN Unibos, dan para Dekan bersama dosen pendamping KKN angkatan 47.

600 mahasiswa KKN Unibos kali ini akan disebar ke empat kabupaten kota di Sulawesi Selatan. Termasuk, Bone, Pangkep, Soppeng dan Makassar. 600 mahasiswa tersebut termasuk yang akan menjalankan KKN Reguler sebagai bagian dari pengabdian langsung di masyarakat dan juga yang akan menjalankan program KKN Tematik di beberapa instansi.

Rektor Unibos dalam prosesi pelepasan berpesan agar mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin sebagai wadah untuk pengaplikasian ilmu yang telah diperoleh selama perkuliahan.

“KKN itu tidak lagi diaplikasikan dengan kegiatan dasar yang notabennya masyarakat dapat lakukan sendiri. Tetapi diharapkan kehadiran mahasiswa Unibos berkontribusi memberi inovasi kepada masyarakat. Baik dalam bentuk kegiatan langsung ataupun bentuk pengembangan pengetahuan dan soft skill. Karena di era sekarang masyarakat pun harus dibaurkan dengan perkembangan teknologi. Bagaimana teknologi bermanfaat untuk membantu masyarakat dalam meningkatkan publikasi potensi daerah yang bernilai ekonomi”, kata Prof Saleh Pallu, M.Eng.

COMMENTS