LDK BEM FISIPOL UNIBOS AJAK MAHASISWA BIJAK BERMEDIA

LDK BEM FISIPOL UNIBOS AJAK MAHASISWA BIJAK BERMEDIA

Bukan hanya memahami esensi media sebagai alat komunikasi, para peserta juga diarahkan mampu lebih cerdas memberi dan menerima informasi. Hal tersebut diberikan dalam materi yang dibawakan oleh Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Makassar dalam kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) di Auditorium Aksa Mahmud, Lantai 9 Kampus II Universitas Bosowa (Unibos), Selasa (24/01).

Pelatihan yang digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) diikuti oleh para mahasiswa baru Fisipol Unibos. 80 mahasiswa yang mengikuti acara tersebut dengan antusias menyimak materi terkait Cyber Politik yang dibawakan oleh pemateri.

Qodriansyah Agam Sofyan yang saat ini juga berperan sebagai jurnalis di salah satu media memaparkan jika untuk memahami cyper politik yang terjadi, mahasiswa perlu mengerti hakikat media dan pihak yang berperan dibaliknya. Untuk membantu mahasiswa memahami hal tersebut, Qodriansyah selaku Ketua AJI Makassar juga memberikan contoh terkait politik media yang saat ini menarik perhatian, termasuk beberapa hasil karya jurnalis dalam bentuk berita online, cetak ataupun video yang memang ditujukan untuk membentuk opini publik.

“Berbicara tentang media memang tidak akan terlepas dari insan yang berperan dibaliknya. Jika dikaitkan dengan politik, memang politik juga membutuhkan media. Sebab media fungsi utamanya sebagai alat penyampai pesan dan informasi yang disampaikan pun cenderung tidak terlepas dari ideologi tertentu. Namun tidak salah dalam publikasi untuk memberikan informasi, hanya saja baiknya didasari oleh fakta lapangan dan tetap lakukan konfirmasi kebenarannya”, pungkasnya.

Saat menjawab pertanyaan dari salah satu peserta LDK, Ketua AJI itu juga menekankan jika mahasiswa yang berminat dalam dunia jurnalis agar sebaiknya mengikuti aturan dalam undang-undang pers dan kode etik jurnalistik dalam mengemban tugas. Laki-laki yang disapa Agam ini juga mengajak mahasiswa untuk lebih bijak dalam menyaring informasi yang akan dipublikasi dan yang akan diterima.

Dekan Fisipol Unibos, Arief Wicaksono, S.Ip.,MA yang membuka acara tersebut sekaligus memberikan beberapa pemaparan cyber politik kepada mahasiswa juga memberikan contoh terkait fungsi media yang saat ini cenderung digunakan sebagai media kampanye. Namun menurutnya, baik buruk dan bagaimana politik serta media dapat bekerjasama itu bergantung terhadap insan yang mengoperasionalkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *