PELEPASAN 561 MAHASISWA KKN UNIBOS KE-12

PELEPASAN 561 MAHASISWA KKN UNIBOS KE-12

Selain mengajarkan mahasiswa untuk dapat lebih berinteraksi dan mampu memecahkan permasalahan yang terjadi di masyarakat luar, Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Bosowa juga diadakan sebagai perwujudan membentuk mahasiswa Unibos menjadi pengusaha sukses berdasarkan Visi dan Misi institusi. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unibos dalam acara pelepasan Mahasiswa KKN Unibos ke-12, Kamis (27/10).

Menurutnya, KKN ini dilaksanakan juga untuk mendorong mahasiswa mampu meningkatkan kesejahteraan di masyarakat. “Pelaksanaan program ini berbasis pada kewirausahaan. Ini akan memberikan manfaat bukan hanya pada mahasiswa tetapi juga pada masyarakat baik dari segi sosial maupun segi ekonomi. Sehingga diharapkan mahasiswa Unibos dapat membantu masyarakat desa keluar dari garis kemiskinan.”, ungkap Hasanuddin Remmang selaku Ketua LPPM Unibos sesuai dengan tema yang diangkat “Pemberdayaan Kantong-Kantong Ekonomi Pedesaan”.

KKN yang pelepasannya dilakukan di Pelataran Kampus II Unibos ini diadakan selama dua bulan terhitung sejak November hingga Desember nanti. KKN kali ini diikuti oleh 561 mahasiswa Unibos angkatan 2013 akan dibagi berdasarkan zona yang telah ditetapkan. Zona Selatan dengan penempatan di Takalar dan Gowa, Zona Tengah dengan penempatan Makassar dan Pangkep, Zona Utara dengan penempatan Barru dan Pinrang, juga Zona Lintas Provinsi yang mahasiswa tersebut ditempatkan di Kabupaten Banyuwangi dan Singaraja.

Penempatan berdasarkan zona ini juga dilakukan sesuai dengan hasil observasi pembimbing lapangan yang dilakukan selama  lima hari. “Kita tidak semata-mata menempatkan para mahasiswa di zona itu. Tetapi sebelum penempatan ini dilakukan, pihak LPPM yang diamanahkan kepada pembimbing lapangan yang dikoordinatori oleh Dr. Fauzi Lebang lebih dulu melakukan observasi ditempat tersebut. Ini dilakukan untuk mengetahui potensi dan bagaimana budaya yang ada di daerah itu. Sehingga program KKN ini bersinergi dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah”, tambah Ketua LPPM Unibos.

Sebelum pelepasan mahasiswa tersebut dilakukan, LPPM Unibos juga telah memberikan pembekalan yang dihadiri oleh seluruh mahasiswa yang mengikuti KKN ke-12 kali ini. Dr. Fauzi Lebang selaku ketua panitia pelaksana juga mengungkapkan jika program KKN yang telah berjalan sebelumnya telah dievaluasi dan hasilnya menunjukan jika 75% program KKN dapat membantu daerah melakukan perubahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *