MEMPERINGATI HARKOMNAS, ISKI GOES TO UNIBOS

MEMPERINGATI HARKOMNAS, ISKI GOES TO UNIBOS

Dalam rangka memperingati Hari Komunikasi Nasional 2016, Mahasiswa Program Studi Hubungan Internasional (HI) Universitas Bosowa adakan seminar nasional bersama Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia, Senin (10/10).

Kegiatan yang dilaksanakan di Auditorium Unibos ini dihadiri oleh 150 peserta dari jajaran siswa Sekolah Menengah Atas juga jajaran mahasiswa. Beberapa diantaranya dari SMA Wahyu, SMK Mastar, SMK Kebangsaan dan Universitas Indonesia Timur.

Dalam pembukaan acara ini, Zulkhair Burhan sebagai Ketua Program Studi HI juga menyampaikan jika kegiatan ini sebagai partisipasi Unibos dalam memperingati Harkomnas. Seminar ini juga dilaksanakan sebagai bentuk awal Unibos dalam perencanaannya membangun Prodi Ilmu Komunikasi.

“Seminar ini dasarnya ditujukan untuk para peserta lebih mengetahui bagaimana perkembangan dunia komunikasi, seperti perkembangan dan penggunaan media sosial, menambah pemahaman seputar broadcasting agar kedepannya bisa menjadi referensi pengembangan diri dalam dunia perkuliahan. Sekarang ini perkembangan komunikasi sangat pesat termasuk bukan hanya bertumpu pada media-media cetak atau yang lainnya, tetapi sudah mulai berkembang masuk ke konvergensi media online”, tutur Zulkhair Burhan.

Seminar yang menghadirkan Olivia Marzuki, CPS selaku CEO OMG Learning Center dan Presenter CNN Indonesia juga Donny Perdana De Keizer, CPS sebagai CEO Communication Academy Anchor Berita Satu TV, memaparkan beberapa pengalaman seputar dunia kerja dan karir yang berhubungan dengan komunikasi dan media. Hal tersebut diungkapkan memang sesuai dengan tema seminar yang digelar hari ini “Sukses Karir Bersama ISKI dan UNIBOS”.

Menurut Olivia, sukses karir dalam hal apapun dapat dimulai dengan mengenal bakat diri seseorang. “Mengenal kemampuan diri dan menumbuhkan rasa percaya diri termasuk bekal utama yang harus dimiliki seseorang dalam memulai karir. Begitupun dalam dunia broadcasting, jurusan apapun dapat menjadi seorang presenter jika dia menguasai communication skill dan menguasai bahasa asing”, ungkap Olivia.

Beberapa point penting dalam menjadi seorang presenter bisa dipengaruhi dari otak yang cerdas, mulut yang cakap, hati yang baik, tangan yang terampil dan semangat yang berkobar, tambahnya.

Berbagi pengalaman seputar broadcasting ini juga diberikan oleh Donny De Kaizer melalui video-video karirnya. Donny menambahkan bahwa menjadi seorang presenter juga dibutuhkan keahlian untuk memahami kondisi dan situasi topik yang akan dibawakan. “Menjadi presenter tidak selamanya harus menyampaikan informasi dengan formal. Ada beberapa topik yang membutuhkan kita lebih fleksibel”, ucapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *